Kamis, 05 November 2009

MENGECUP DUKA

Surabaya, 2 November 2009


Kian hatiku jadi serpihan
Melihat kekasihku tak berhias
Nestapa merayap selimuti kayuh
Seperti gelegar petir tiada bising
Senyap gulana

Aku hatiku hariku nyeri
Linu di ulu mata leleh

Tapi kasihku membelai cinta
Mesra hapus air dari mata
Kami berjalan masih ada esok
Kami labuh di terang rembulan mentari

Tidak ada komentar:


Robin Moyer pada 1982 memotret beberapa jenazah pengungsi Palestina yang dibantai di Beirut, Lebanon.
jika hati bergetar,
andai darah mendidih,
rangkai kata kunanti
pada puisilombok@gmail.com