Senin, 21 Desember 2009

GESANG, NASI BUNGKUS, API

Surabaya, 7 Desember 2009

Ini Gesang dan satu istri dan anak-anaknya...

Ini mereka bikin nasi bungkus dan kue-kue
tekun tiap harinya mulai lampau sampai ini.

tekun sekali!
malam masak sampai subuh
pagi berlayar kota
jaja nasi dan jajan
receh sedikit coba ditumpuk terus

biar pelan, biar saja, Gesang senang

berdarah-darah di bedaknya,
keringatan anak-anak sekolah
tapi tak nangis air mata

Gesang kuat
istrinya sigap
anak-anak tulus

itu kemarin
masih ada

hari ini ada police line
bedak Gesang lantak dimakan api

Gesang terpanggang
istrinya tewas
anak-anak gosong

api makan Gesang.
Gesang memang dia beda
ada yang tidak suka

Tidak ada komentar:


Robin Moyer pada 1982 memotret beberapa jenazah pengungsi Palestina yang dibantai di Beirut, Lebanon.
jika hati bergetar,
andai darah mendidih,
rangkai kata kunanti
pada puisilombok@gmail.com